Halo! Ini Sensei.
“Tiap hari badan terasa berat karena kerja…”
“Sudah tidur pun lelahnya tidak hilang…”
Saya punya pertanyaan untukmu.
Apakah setiap hari kamu cuma mandi shower (Shawa / シャワー) saja?
Karena negaramu panas, mungkin mandi shower untuk menghilangkan keringat sudah cukup.
Tapi, kalau kamu melakukan “pekerjaan fisik” di Jepang sini, cuma shower saja tidak cukup.
Kenapa orang Jepang setiap hari repot-repot mengisi air panas di “Bak mandi (Ofuro / お風呂)” untuk berendam?
Itu bukan cuma untuk cuci badan. Tapi “untuk mengobati tubuh.”
Mandi bathtub di Jepang adalah “Pijat 0 Yen”
Alasan kenapa senior-senior Jepang tetap semangat adalah karena mereka berendam air panas setiap hari.
Mandi berendam punya efek yang luar biasa.
- Sirkulasi Darah: Saat badan hangat, aliran darah (Blood flow) jadi lancar, dan rasa sakit otot ikut terhanyut.
- Daya Apung (Floating): Di dalam air berat badan jadi ringan, sehingga pinggang dan kaki yang lelah angkat beban berat bisa beristirahat.
- Tidur Nyenyak: Saat bagian dalam tubuh sudah hangat, kamu bisa langsung tidur lelap begitu masuk ke tempat tidur.
Singkatnya, mandi berendam adalah “pijat paling murah yang bisa kamu dapatkan.”
Pergi ke tempat pijat butuh 3.000 yen, tapi kalau mandi bathtub cuma butuh biaya air dan gas saja.
Coba percayalah pada Sensei, malam ini isi bak mandimu dan berendamlah selama 10 menit saja.
Besok pagi, kamu pasti kaget badanmu terasa sangat ringan.
Keajaiban mengubah mandi di rumah jadi “Onsen”
“Tapi, cuma berendam air panas saja membosankan…”
Saya mengerti. Karena itulah orang Jepang memasukkan ini.
💊 Bubuk Mandi “Bub (バブ)”
Cukup masukkan 1 buah ini ke dalam air panas.
Akan keluar buih-buih “Karbonasi (Tansan / 炭酸)”, lalu warna dan aroma airnya akan berubah.
Buih ini meresap ke tubuh yang lelah dan membuat sirkulasi darah makin lancar lagi.
Harganya sekitar 50 yen per buah, bikin waktu mandimu tiap hari jadi menyenangkan.
Di Amazon ada paket berbagai macam aroma, coba cek ya!
Sekali-sekali ayo pergi ke “Onsen (温泉)” bersama-sama!
Satu hal yang wajib kamu coba selama di Jepang adalah “Onsen (Pemandian Air Panas / 温泉)” atau “Sento (Pemandian Umum / 銭湯)”.
Kamu masuk ke bak mandi yang sangat luas bersama teman-teman atau rekan kerja.
“Eh, harus telanjang (Hadaka / 裸) di depan semua orang!?”
Malu, ya. Saya mengerti.
Tapi, orang Jepang menganggap ini penting dan menyebutnya “Hadaka no Tsukiai (Pertemanan Telanjang / 裸の付き合い).”
Karena dengan melepas pakaian dan bersantai bersama, hati bisa saling terhubung lebih dari sekadar kata-kata.
⚠️ 4 Aturan di Onsen supaya tidak dimarahi
Onsen di Jepang punya aturan yang ketat.
Bisa jadi masalah kalau tidak tahu, jadi ingatlah ini!
-
🚫 1. Dilarang pakai baju renang (No Swimsuit)
Meskipun malu, aturannya adalah masuk dengan kondisi saat lahir (telanjang bulat).
Semua orang juga telanjang, jadi tidak ada yang peduli dengan badanmu. -
🚿 2. Cuci badan sebelum masuk bak (Wash first)
Air di bak mandi dipakai bersama-sama.
Jangan masuk saat badan masih kotor. Pastikan bersihkan diri dengan shower dulu sebelum masuk. -
🧼 3. Jangan masukkan handuk ke air (Keep towel out)
Taruh handuk di atas kepala atau di pinggir bak mandi.
Membilas handuk di dalam air adalah pelanggaran tata krama. -
🐉 4. Banyak yang melarang Tato (Tattoo)
Ini bagian paling penting.
Di Jepang, banyak tempat yang melarang orang bertato (Irezumi / 刺青) masuk Onsen. Kalau kamu punya tato, carilah “Pemandian Pribadi (Kashikiri-buro / 貸切風呂)” atau cek apakah bisa ditutup dengan stiker.
Sempurnakan dengan “Salonpas” setelah mandi
Setelah badan hangat sehabis mandi bathtub, itu adalah waktu terbaik karena otot sudah rileks.
Kalau pinggang atau bahu masih sakit, tempelkan ini sebelum tidur.
🌿 Salonpas (サロンパス)
Stiker penghilang sakit paling terkenal di Jepang.
Isi 140 lembar harganya 1.000 yen lebih sedikit. Sangat hemat.
Ringkasan: Sayangi tubuhmu sendiri
Bekerja di Jepang memang berat.
Tapi, kalau sampai badan rusak dan harus pulang ke negara asal, itu adalah hal yang paling menyedihkan.
Mulai hari ini, nikmatilah mandi berendam, dan ayo semangat lagi besok dengan sehat!


