Halo! Ini Sensei.
Hal pertama yang mungkin membuatmu kaget saat tiba di Jepang adalah “Cara membuang sampah (Gomi-dashi / ゴミ出し).”
“Sampah bakar? Plastik? Buang ini ke mana ya?” Bingung itu hal yang wajar.
Tapi, kalau tidak ikut aturan, kamu bisa dimarahi tetangga atau bermasalah dengan pemilik asrama (Oya-san / 大家さん). Hari ini, Saya akan mengajarkan “4 Janji Buang Sampah” agar hidupmu di Jepang tenang.
1. Dasar Utama adalah “Pilah (Sorting)”
Di Jepang, kamu harus memilah sampah dengan sangat teliti. Ayo hapalkan 4 kategori utama ini.
① Sampah Bakar (Moeru Gomi / 燃えるゴミ)
Sisa makanan, kertas, plastik kotor, dll.
② Sampah Tidak Bakar (Moenai Gomi / 燃えないゴミ)
Kaca, logam (metal), barang elektronik kecil, dll.
③ Sampah Daur Ulang (Shigen Gomi / 資源ゴミ)
Botol plastik PET, kaleng (kan), botol kaca (bin), kardus. Etikanya, cuci dulu sebelum dibuang ya.
④ Sampah Besar (Sodai Gomi / 粗大ゴミ)
Barang besar seperti furnitur atau sepeda. Membuang ini perlu bayar biaya tambahan.
2. Gunakan “Kantong Sampah (Gomi-bukuro / ゴミ袋)” Resmi
Banyak kota di Jepang punya kantong sampah khusus. Kamu bisa membelinya di supermarket atau minimarket (Konbini / コンビニ).
Hati-hati ya, kalau buang pakai kantong lain, sampahnya tidak akan diangkut (Kaishu / 回収). Dasarnya, pakailah kantong “transparan” atau “semi-transparan” agar isinya terlihat.
3. “Waktu” Membuang Berbeda Tiap Tempat
Waktu membuang sampah ditentukan oleh tempat tinggalmu. Ini aturan yang sangat penting.
Di banyak tempat, biasanya dibuang pada “pagi hari di hari H (sebelum jam 8 pagi).”
Tapi, ada juga tempat yang aturannya “buang sampah di malam hari” seperti di Kota Fukuoka (Fukuoka-shi / 福岡市).
Pastikan cek aturan di asrama (Ryo / 寮) kamu itu “pagi” atau “malam” ya!
4. Kalau Bingung, Tanya ke “Sensei” atau “Senior”
Kalau kamu bingung “Ini masuk sampah apa ya?”, jangan asal buang. Tanya ke orang Jepang di kantor, guru di LPK, atau senior (Senpai / 先輩) yang sudah lama tinggal di situ.
“Bertanya itu bukan hal yang memalukan.” Malah lebih repot kalau salah buang lalu jadi masalah.
🔍 Ayo Cari Tahu Aturan di Kotamu!
Cara memilah sampah berbeda-beda tiap daerah.
Coba cari di Google dengan mengetik “Nama Kota (Machi no Namae / 街の名前)” tempatmu tinggal dan “Gomi Bunbetsu (Pilah Sampah).”
Di website kantor pemerintah (Shiyakusho / 市役所) sering ada “Panduan Buang Sampah” dalam bahasa Inggris, Vietnam, atau Mandarin. Cek dulu ya!
Ringkasan: Kalau Bisa Buang Sampah Berarti Sudah Mandiri
Kalau sudah bisa ikut aturan buang sampah, tetangga pun akan tenang dan menganggapmu “anak yang rajin dan tertib.”
Awalnya memang sulit, tapi ayo hapalkan pelan-pelan sambil lihat kalender!


