Halo! Ini Sensei.
Banyak dari kalian yang menggunakan “Sepeda (Bicycle / 自転車)” untuk kehidupan di Jepang, seperti belanja ke supermarket atau pergi bekerja, kan?
Tapi, hati-hati ya!
Aturan sepeda di Jepang berubah pada tahun 2024 dan menjadi sangat ketat. Alasan “Saya tidak tahu” tidak akan diterima, jadi mari kita cek dengan baik.
1. Dilarang Keras Berkendara Sambil Melakukan Hal Lain!
Sanksi (Bassoku / 罰則) terberat diberikan bagi mereka yang berkendara “sambil” melakukan hal lain. Tiga hal berikut mutlak tidak boleh dilakukan.
❌ Jika melakukan ini, kamu akan ditangkap polisi
- Berkendara sambil melihat smartphone:
Melihat layar atau menelepon itu dilarang. - Berkendara sambil memakai Payung (Umbrella / 傘):
Gunakan Jas Hujan (Raincoat / カッパ) saat hujan. Berkendara satu tangan sangat berbahaya. - Berkendara sambil mendengarkan musik dengan earphone:
Jika suara sekitar tidak terdengar, itu bisa jadi penyebab kecelakaan.
Melanggar hal-hal ini bisa dikenakan denda (Fine / 罰金) mulai dari 50.000 hingga 100.000 yen. Mutlak jangan dilakukan ya.
2. Sepeda Berjalan di Sebelah “Kiri”
Mungkin di negaramu lajur jalannya di sebelah kanan, tapi Jepang adalah “Lajur Kiri (Keep Left / 左側通行)”.
Dan karena sepeda termasuk dalam golongan “kendaraan,” pada dasarnya kamu harus berkendara di “sisi kiri jalan raya.” Ada tempat di mana kamu boleh bersepeda di Trotoar (Sidewalk / 歩道), tapi saat itu Pejalan Kaki (Pedestrian / 歩行者) harus diprioritaskan. Bersepedalah dengan pelan.
3. Jangan Lupa “Lampu” dan “Kunci”
Demi keamanan dan pencegahan kejahatan, pastikan selalu patuhi dua hal ini.
💡 Nyalakan Lampu (Light / ライト) di malam hari
Saat sudah gelap, pastikan nyalakan lampu. Tanpa lampu, mobil tidak bisa melihatmu dan risiko kecelakaan jadi tinggi. Kamu juga akan ditegur polisi.
🔑 Pasang Kunci (Lock / カギ) saat meninggalkan sepeda
Jangan lengah meskipun cuma “ke minimarket sebentar.” Pencurian (Theft / 盗難) sepeda sangat banyak di Jepang. Pastikan selalu dikunci.
4. Pastikan Ikut “Asuransi Sepeda”
Jika kamu menabrak orang dengan sepeda dan menyebabkannya terluka, kamu mungkin harus membayar uang ganti rugi (Compensation / 賠償) hingga puluhan juta yen.
Oleh karena itu, di banyak daerah, ikut “Asuransi Sepeda (Jitensha Hoken / 自転車保険)” telah menjadi “Kewajiban (Gimu / 義務)”.
Biaya asuransinya sekitar beberapa ratus yen per bulan. Kamu bisa ikut dengan mudah di minimarket, jadi bagi yang belum, pastikan segera mendaftar ya.
🔍 Ayo Cari Tahu Aturan di Kotamu!
Apakah asuransi sepeda wajib atau tidak itu berbeda-beda tiap kota. Coba cari di Google seperti ini:
Ringkasan: Patuhi Aturan demi Keselamatan
Sepeda itu praktis, tapi jika salah cara pakainya bisa menyebabkan kecelakaan yang merubah hidup. Cukup dengan patuhi “Pakai jas hujan saat hujan,” “Jangan lihat HP,” dan “Nyalakan lampu di malam hari,” kamu dan orang di sekitarmu akan jadi lebih aman.
Bagi yang pergi ke kantor pakai sepeda, pastikan cek juga aturan dari perusahaan ya!


