Halo! Ini Sensei.
Hari ini, mari kita bicara tentang sesuatu yang jauh lebih penting daripada belajar bahasa Jepang atau menghafal teknik kerja.
Yaitu, “4 Janji untuk Bekerja Bersama Orang Jepang.”
Dari sekian banyak trainee yang Saya lihat kerjanya kurang lancar, semuanya rata-rata tidak melakukan hal ini.
Sebaliknya, jika kamu menjaga janji ini, meskipun bahasa Jepangmu belum lancar, para senior (Senpai) akan membantumu.
Janji 1: Dilarang keras berdecak (Ck!)
Ini yang paling bahaya. Mutlak jangan dilakukan.
Di negaramu, mungkin kamu berdecak “Ck” saat melakukan kesalahan untuk mengisyaratkan “Yah, sayang sekali”.
Tapi di Jepang, itu artinya “Aku benci kamu” atau “Berisik”.
Meskipun kamu “berdecak lidah (Shitauchi / 舌打ち)” karena kesal pada diri sendiri,
senior Jepang akan sangat marah dan berpikir “Sopan santunmu mana! Apa kamu tidak terima saya kasih tahu?!”
Di Jepang, dalam situasi apa pun tidak boleh mengeluarkan bunyi “Ck”. Ini aturan besi.
Janji 2: Balas LINE harus “Gercep” (Gerak Cepat)
Kalau ada LINE masuk dari bos (Shacho) atau senior, kapan kamu membalasnya?
Apakah kamu berpikir “nanti saja” lalu cuma dibaca saja (Kidoku suru) tapi tidak dibalas?
Orang Jepang berpikir “Kecepatan membalas” = “Semangat kerja”.
Tidak butuh bahasa Jepang yang susah. Cukup satu stiker atau kata “Siap!” (Ryokai desu!), biasakan membalas di saat kamu melihatnya (Soku-resu / 即レス).
Janji 3: Jangan berbohong (Jangan tutupi kesalahan)
Saat melakukan kesalahan atau merusak barang di tempat kerja, apakah kamu diam saja karena takut dimarahi, atau berbohong “Bukan saya yang melakukan”?
Yang paling dibenci orang Jepang bukanlah “Kesalahan”. Tapi “Kebohongan (Uso / 嘘)”.
Kesalahan akan dimaafkan kalau kamu minta maaf, tapi orang yang berbohong tidak akan pernah dipercaya lagi.
Kalau salah, segera laporkan dalam satu detik: “Sumimasen! Shippai shimashita!” (Maaf! Saya melakukan kesalahan!).
Semakin cepat kamu bilang, masalahnya semakin mudah diatasi dan kamu akan dinilai sebagai orang yang jujur.
Janji 4: Salam dengan suara lantang atas inisiatif sendiri
Pagi-pagi saat sampai di lokasi kerja, apakah kamu menunggu senior menyapamu duluan?
Atau kamu cuma menunduk sambil bilang “…Ohayou gozaimasu” pelan?
Dalam salam (Aisatsu / 挨拶), siapa yang duluan dia yang menang.
Cukup bilang “Ohayou gozaimasu!” dengan suara lantang, suasana tempat kerja jadi cerah dan kesanmu akan jadi yang terbaik.
Ringkasan: “Hati” lebih penting daripada skill
Menjalankan 4 hal ini tidak butuh teknik khusus, kan?
Tapi trainee yang bisa melakukan ini akan disukai di mana pun mereka pergi, orang-orang akan bilang “Anak itu orang baik ya.”
Saat kerja terasa berat, cobalah ingat kembali 4 janji ini.


