Halo! Ini Sensei.
Selama tinggal di Jepang, pasti pernah terpikir, “Eh? Kalau begini boleh nggak ya?”
Meskipun hal itu biasa di negaramu, di Jepang bisa dianggap sebagai “Tata krama buruk (Bad Manners / マナーが悪い)”.
Hari ini, Saya akan mengajarkan “3 Janji Tata Krama Publik” agar kamu bisa berinteraksi dengan nyaman dengan orang-orang di sekitarmu di Jepang.
1. “Telepon Pakai Speaker” Dilarang di Mana Saja!
Menggunakan fitur speakerphone saat menelepon dianggap melanggar tata krama di Jepang. Ini berlaku tidak hanya di dalam kereta atau bus, tapi juga “sambil berjalan (Aruki-nagara / 歩きながら)” dan di “Fasilitas Publik (Kokyo shisetsu / 公共施設).”
Saat menelepon pakai speaker, suara lawan bicara dan suaramu sendiri cenderung jadi keras.
Mengeluarkan suara keras di jalan atau tempat umum itu sangat “Mengganggu (Meiwaku / 迷惑)” bagi orang sekitar. Kamu bakal dianggap sebagai “orang yang berisik.”
Saat menelepon, gunakanlah earphone atau pindah ke tempat yang tenang, lalu bicara dengan suara biasa. Bahkan saat menonton video pendek pun, aturannya di Jepang adalah tidak mengeluarkan suaranya ke luar.
2. Jangan “Duduk di Lantai” di Tempat Umum
Mungkin kamu pernah melihat orang istirahat sambil duduk di lantai atau tanah (Jibeta / 地べた) di taman, dekat stasiun, atau di depan minimarket. Namun, di Jepang hal ini dianggap kurang sopan.
Apalagi duduk di depan pintu masuk toko atau tempat yang banyak orang lewat, itu bakal jadi “Gangguan (Jama / 邪魔)” dan tidak enak dilihat.
Kalau mau istirahat, carilah bangku taman (Benchi / ベンチ) atau kursi terdekat untuk duduk.
Kalau tidak ada tempat duduk, mengobrollah sambil berdiri atau pergi ke taman atau kafe terdekat ya.
3. Antre dalam “Barisan” dan Tunggu Giliran
Di minimarket, halte bus, ATM bank, dan tempat lainnya di Jepang, sudah sewajarnya untuk antre dalam barisan. Meskipun sedang buru-buru, jangan pernah “Menyerobot antrean (Yoko-iri / 横入り)” ya.
Pastikan posisi “Ujung barisan (Saigo-bi / 最後尾)” lalu mengantrelah, dan beri sedikit jarak dengan orang di depanmu.
Sikapmu yang tertib dalam mengantre akan membuat orang Jepang sangat percaya padamu.
Ringkasan: Tata Krama Kecil untuk “Kepercayaan” Besar
Tata krama ini mungkin terasa agak berat sampai kamu terbiasa.
Tapi, dengan mematuhinya, orang Jepang di sekitarmu akan berpikir, “Orang ini paham aturan Jepang dengan baik, dia orang yang luar biasa.”
Ayo kita mulai perhatikan pelan-pelan agar hidupmu di Jepang jadi makin asyik!


